1. Angka Penting
Bacalah
Pernahkah kamu membeli buah apel ? Apabila ternyata pada 2 kilogram terdapat 12 buah apel. Nilai 2 kilogram diperoleh dari pengukuran sedangkan 12 buah diperoleh dari perhitungan. Angka hasil pengukuran disebut dengan angka penting sedangkan angka hasil perhitungan disebut bilangan cacah.
Angka penting adalah angka hasil pengukuran yang terdiri dari angka pasti (eksak) dan angka taksiran. Angka pasti diperoleh dari penghitungan skala alat ukur, sedangkan angka taksiran diperoleh dari setengah skala terkecil.
Gambar berikut adalah contoh hasil pengukuran dengan angka penting. Panjang batang adalah 16,5 mm. Angka 16 diperoleh dari menghitung skala, sedang 0,5 diperoleh dari ½ dari 1 mm. Angka 16 adalah angka pasti, sedangkan angka 5 adalah taksiran.
Cobalah
Angka penting adalah angka hasil , bilangan cacah adalah angka hasil /penghitungan. Angka penting terdiri dari angka dan . Angka taksiran diperoleh dari pencacahan alat ukur. Angka taksiran adalah 1/2 dari . Angka penting pada hasil pengukuran berikut ini adalah mm.
![]()
Bacalah
Aturan penulisan angka penting
1. Semua angka bukan nol adalah angka penting.
2. Angka nol dibelakang angka bukan nol adalah bukan angka penting, kecuali diberi tanda khusus misal garis bawah.
3. Angka nol yang terletak diantara dua angka bukan nol adalah angka penting.
4. Angka nol di depan angka bukan nol adalah bukan angka penting.
5. Angka nol dibelakang tanda desimal dan mengikuti angka bukan nol adalah angka penting.
Contoh
|
No |
Angka |
Jumlah Angka Penting |
Menurut aturan |
|
1 2 3 4 5 6 |
2356 250 3000 303 0,020 2,00 |
4 2 4 3 2 3 |
Nomor 1 Nomor 2 Nomor 2 Nomor 3 Nomor 4 Nomor 5 |
Cobalah
1. Banyaknya angka penting pada 30021 adalah .
2. Banyak angka penting pada 3,02 adalah .
3. Banyaknya angka penting pada 0,0031 adalah .
4. banyaknya angka penting pada 300 adalah .
5. Banyaknya angka penting pada 2,10 adalah .
Bacalah
Aturan penjumlahan angka penting.
1. Penjumlahan/pengurangan angka pasti dengan pasti menghasilkan angka pasti.
2. Penjumlahan/pengurangan angka pasti dengan taksiran meghasilkan angka taksiran.
3. Hasil penjumlahan angka penting hanya memuat satu angka taksiran.
Contoh penjumlahan angka penting
atau
![]()
Contoh pengurangan angka penting
atau
![]()
Keterangan:
![]()
Cobalah
a. 234,221 + 21,5 =
b. 45,4 + 655,28333 =
c. 688,2453 - 2,4 =
d. 67,46 - 21 =
e. 456,2 + 4,2222 + 1,222 =
Bacalah
Aturan perkalian/pembagian angka penting
1. Perkalian/pembagian antar angka pasti dengan angka pasti hasilnya angka pasti.
2. Perkalian/pembagian antar angka pasti dengan taksiran hasilnya angka taksiran.
3. Hasil perkalian/pembagian angka penting hanya memuat satu angka taksiran.
Dengan ketentuan ini ternyata hasilnya memiliki angka penting yang jumlah angka penting sama dengan jumlah angka penting terkecil yang dikalikan.
Contoh :
- 2 angka penting x 4 angka penting = 2 angka penting
- 5 angkapenting x 3 angka penting = 3 angka penting
Contoh perkalian angka penting
atau
![]()
Contoh pembagian angka penting
8,8 : 1,222 = 3,6903 = 3,7
7,788 : 2,2 = 3,54 = 3,5
Cobalah
1. 22,2 x 2,1 = 46,62 ditulis dengan angka penting
2. 2,2 x 333,33 = 733,326 ditulis dengan angka penting
3. 48,44 : 2,1 = 23,067 ditulis dengan angka penting
4. 84,2 : 4,2222 = 19,942 ditulis dengan angka penting
5. 22,2 x 4,2 x 2,1111 = 196,84 ditulis dengan angka penting
atau
atau
atau